Review realme P4 Lite: HP Gaming Entry-Level dengan Baterai Tahan Lama

Rahman Asmardika, Jurnalis
Selasa 18 Agustus 2026 14:30 WIB
realme P4 Lite. (Foto: Dika/Okezone)
Share :

JAKARTA – realme P4 Lite merupakan varian lite, atau versi yang lebih rendah dari realme P4x yang diperkenalkan di Indonesia pada saat yang bersamaan. Dibanderol dengan harga mulai Rp1.999.000 untuk varian terendahnya, realme P4 Lite mengemas baterai berkapasitas besar 7.000 mAh dan bodi tahan banting.

realme P4 Lite diluncurkan sebagai ponsel entry-level untuk gaming dengan performa yang oke dan baterai besar. Lantas, apakah klaim ini sesuai dengan penggunaannya secara nyata? Berikut ulasannya.

Unboxing

realme P4 Lite hadir di dalam boks berwarna kuning yang berisi 1 unit realme P4 Lite, 1 unit charger, kabel USB-C, soft case, dan buku manual. Paket penjualan ini standar untuk sebagian besar ponsel Android yang beredar di pasaran saat ini.

Desain dan Layar

realme P4 Lite hadir dengan desain yang terlihat kokoh, dengan lapisan seperti logam di keempat sisinya. Ponsel ini dilengkapi dengan proteksi ArmorShell yang memberikan ketahanan lebih kuat dari jatuh dan benturan.

Bodi realme P4 Lite memiliki dimensi 166,48 mm x 78,23 mm x 8,38 mm dengan berat 208 g. Ukuran bodi realme P4 Lite ini memang bukan yang paling ramping, tetapi ponsel ini tetap nyaman di genggaman dan pas saat digunakan untuk gaming.

Modul kamera pada bagian belakang terlihat minimalis dengan dua kamera yang disusun vertikal dan lampu flash di sebelah kirinya. Cover belakang memiliki lapisan matte polos untuk warna Titan Grey yang digunakan dalam review ini.

Tombol volume berada di sisi kanan perangkat, bersama dengan tombol power yang juga memuat pemindai sidik jari (fingerprint scanner). Tray SIM card berada di sisi kiri bagian atas, sementara di sisi bawah ponsel terdapat port USB-C, speaker, dan soket jack 3.5mm.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya