JAKARTA - Sepeda motor kini tak hanya menjadi alat mobilitas dalam kehidupan sehari-hari. Sepeda motor kini sudah menjadi kebutuhan untuk aktivitas sehari-hari bahkan untuk mencari penghidupan.
Hal itu sebagaimana diungkapkan Rino (32), warga Depok, Jawa Barat. Ia bahkan mengibaratkan sepeda motor seperti makanan.
"Kalau motor ini sekarang sudah kaya makanan. Kita enggak ada motor enggak bisa kemana-mana. Jadi sudah kewajiban punya motor itu," ujar Rino kepada Okezone, Selasa (30/6/2026).
Ia mengaku sepeda motor menjadi andalannnya saat mencari nafkah. Bahkan, ketika ia sedang terpuruk lantaran berhenti bekerja.
Di tengah kondisi tersebut, ia tak menyerah. Ia rela bekerja apa saja demi mendapatkan penghasilan.
Keberadaan sepeda motor membantu mobilitasnya dalam aktivitas sehari-hari. Ia mengaku membeli motor Honda PCX 160 andalannya itu secara kredit melalui lembaga pembiayaan FIF Group.
Ia mengaku, skema cicilan membuatnya dapat memiliki motor impiannya itu. Di tengah kondisi dirinya tak bekerja, ia tak putus akal.
Ini menjadi tantangan baginya untuk membayar cicilan. Meski begitu, ia bekerja apa saja demi memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
" Saya (kerja-red) apa aja, jualan. Jualan HP," ucapnya.
Berkat kegigihannya, ia tetap bisa mencari nafkah. Keberadaan motor tersebut sangat membantunya untuk mobilisasi.
Hal senada diungkapkan Fitria (31). Ibu rumah tangga asal Depok, Jawa Barat, itu menilai keberadaan sepeda motor sangat penting. Baik itu bagi dirinya maupun suami.
"Penting. Kalau saya buat antar anak sekolah. (Suami-red) kerja," ucapnya.
Ia mengaku membeli Honda BeAT Street dengan mencicil selama 3 tahun di FIF Group. Skema pembelian dengan mencicil ini memudahkannya untuk memiliki sepeda motor.
Ia pun mengungkapkan suka duka saat mencicil motor. Hal itu terjadi ketika memasuki tahun ajaran baru.
"Kalau lagi barengan sama anak sekolah. Sekarang mau masuk TK," tuturnya.