Laporan StormWall: Serangan DDoS terhadap Indonesia Melonjak 62%, Mayoritas Bermotif Tuntut Tebusan

Rahman Asmardika, Jurnalis
Minggu 21 Juni 2026 15:37 WIB
Ilustrasi.
Share :

JAKARTA – StormWall, perusahaan keamanan siber yang mengkhususkan diri dalam perlindungan DDoS, mengungkapkan bahwa serangan DDoS terhadap organisasi di Indonesia meningkat sebesar 62% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya pada kuartal pertama 2026. StormWall telah memitigasi lebih dari 280.000 serangan yang menargetkan organisasi di Indonesia selama tiga bulan pertama tahun ini—atau sekitar 3.100 serangan per hari.

Menurut laporan tersebut, sekitar 70% serangan terhadap target di Indonesia bermotif finansial, dengan 41% di antaranya disertai tuntutan tebusan. Angka ini lebih tinggi daripada rata-rata global yang berada di kisaran 30%. Temuan ini perlu mendapat perhatian mengingat secara global serangan yang didorong oleh hacktivisme lebih banyak terjadi dibandingkan serangan bermotif komersial pada kuartal pertama 2026 akibat konflik yang berlangsung di Timur Tengah.

Serangan DDoS di Indonesia juga berlangsung lebih lama dibandingkan rata-rata global. Hanya 62% serangan yang berakhir dalam waktu kurang dari lima menit, sementara secara global angka tersebut mencapai sekitar 78%.

Dari sisi teknis, jumlah serangan multi-vector meningkat sebesar 47% dibandingkan tahun sebelumnya. Saat ini, 62% dari seluruh serangan menggabungkan dua atau lebih vektor serangan, sementara 26% menggabungkan tiga vektor atau lebih. Di sisi lain, serangan probing meningkat sebesar 81%, sedangkan serangan carpet bombing meningkat sebesar 76%.

Di antara sektor-sektor yang paling sering menjadi target, sektor telekomunikasi menempati posisi pertama dengan menyumbang 26% dari seluruh lalu lintas serangan. Sektor ini diikuti oleh industri hiburan (22%) dan sektor keuangan (17%). Perlu dicatat bahwa industri hiburan menjadi sasaran yang lebih dominan di Indonesia dibandingkan secara global.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Ototekno lainnya