JAKARTA - Gaya berkendara dapat berpengaruh terhadap konsumsi bahan bakar. Dengan gaya berkendara yang tepat, pengemudi bisa menghemat konsumsi BBM.
Diketahui, belakangan harga BBM merangkak naik. Kenaikan harga ini membuat pengemudi harus membayar lebih mahal untuk isi BBM.
Di tengah naiknya harga BBM, gaya berkendara yang tepat dapat membuat pengemudi bisa lebih menghemat bahan bakar.
Pasalnya, konsumsi BBM juga bisa dipengaruhi gaya berkendara pengemudi. Bahkan, kebiasaan mengemudi yang kurang tepat dapat membuat konsumsi bahan bakar menjadi lebih boros tanpa disadari.
Berikut gaya berkendara yang bisa menghemat BBM, sebagaimana melansir laman Daihatsu, Rabu (17/6/2026):
Banyak pengemudi yang terbiasa menekan pedal gas secara tiba-tiba saat lampu hijau menyala atau ketika ingin menyalip kendaraan lain. Padahal, akselerasi yang agresif membuat mesin membutuhkan lebih banyak bahan bakar dalam waktu singkat.
Sebaiknya lakukan percepatan secara bertahap dan halus agar konsumsi BBM tetap efisien.
Kecepatan yang berubah-ubah secara drastis membuat mesin bekerja lebih keras. Oleh karena itu, menjaga kecepatan tetap stabil menjadi salah satu teknik eco driving yang paling efektif.
Saat berkendara di jalan tol atau jalan bebas hambatan, usahakan mempertahankan kecepatan konstan sesuai batas yang berlaku. Selain menghemat BBM, cara ini juga membuat perjalanan lebih nyaman.
Setiap kali mobil direm secara mendadak, energi yang sebelumnya digunakan untuk melaju akan terbuang. Akibatnya, pengemudi perlu menginjak gas kembali untuk mencapai kecepatan semula, yang tentu membutuhkan tambahan bahan bakar.
Biasakan membaca kondisi lalu lintas di depan agar dapat mengurangi kecepatan secara perlahan tanpa harus sering melakukan pengereman mendadak.
Mesin memiliki rentang putaran atau RPM yang paling efisien dalam menggunakan bahan bakar. Jika RPM terlalu tinggi, konsumsi BBM akan meningkat.
Pada mobil manual, pindahkan gigi pada waktu yang tepat dan hindari membiarkan mesin berputar terlalu tinggi. Sedangkan pada mobil matic, gunakan mode berkendara yang sesuai dengan kondisi jalan.
Banyak orang mengira semakin cepat sampai tujuan maka semakin hemat BBM. Faktanya, semakin tinggi kecepatan kendaraan, semakin besar hambatan angin yang harus dilawan.
Akibatnya, mesin memerlukan tenaga lebih besar dan konsumsi bahan bakar meningkat. Untuk efisiensi yang lebih baik, berkendaralah pada kecepatan yang wajar dan sesuai aturan lalu lintas.