Menurut laporan tersebut, peluncuran UI Liquid Glass ini dilakukan secara bertahap, sehingga belum semua pengguna dapat menerimanya. Bahkan, di akun yang sudah mendapat akses pun, layar obrolan belum sepenuhnya mengadopsi desain baru. Hal ini menunjukkan bahwa WhatsApp masih menyempurnakan pengalaman pengguna dan memeriksa kinerja aplikasi sebelum memperluas jangkauannya.
Selain antarmuka obrolan, WhatsApp juga dikabarkan sedang mengerjakan elemen lain, seperti pemutar catatan suara yang mengusung gaya desain yang sama. Peluncuran Liquid Glass yang lebih luas kemungkinan besar bergantung pada kesiapan pembaruan ini. Setelah pengujian selesai, antarmuka obrolan yang diperbarui diharapkan akan menjangkau pengguna versi beta terlebih dahulu sebelum dirilis secara resmi untuk publik.
(Rahman Asmardika)