Tips Berkendara dengan Aman Selama Puasa Ramadhan

Rahman Asmardika, Jurnalis
Rabu 18 Februari 2026 17:40 WIB
Ilustrasi.
Share :

JAKARTA — Puasa Ramadhan sering kali menurunkan konsentrasi dan stamina pengendara akibat lapar, haus, serta kelelahan, yang berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas di jalan raya. Untuk mengatasi hal-hal tersebut, berikut beberapa panduan berkendara selama puasa Ramadhan, sebagaimana dirangkum Okezone dari berbagai sumber.

Persiapan Fisik 

Tidur cukup minimal 6–8 jam sebelum berkendara untuk menjaga stamina dan menghindari kantuk saat siang hari. Sahur dengan makanan bergizi seperti karbohidrat kompleks dan protein, hindari makanan pedas atau berkafein yang memicu dehidrasi. Jika merasa lelah, istirahat sejenak di tempat aman daripada memaksakan diri di jalan.

Cek Kondisi Kendaraan 

Periksa rem, ban, lampu, oli, dan tekanan angin secara rutin sebelum berangkat, karena kondisi kendaraan prima mengurangi risiko mogok atau selip. Gunakan helm SNI, jaket, sarung tangan, dan sepatu tertutup untuk perlindungan maksimal, terutama bagi pemotor. Pastikan bahan bakar penuh untuk menghindari berhenti mendadak di tengah jalan ramai.

Atur Kecepatan dan Rute 

Jaga kecepatan stabil di bawah batas maksimal, hindari ngebut terutama menjelang buka puasa ketika jalanan padat. Pilih rute alternatif untuk menghindari kemacetan jam pulang kantor atau magrib, serta berangkat lebih awal agar tidak terburu-buru. Selalu patuhi rambu lalu lintas, beri jarak aman dengan kendaraan depan, dan fokus penuh tanpa memegang ponsel.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Ototekno lainnya