Menguasai Aspal Hijau: Dominasi Mutlak BYD di Jantung Elektrik Indonesia

Atik Untari, Jurnalis
Jum'at 13 Februari 2026 15:43 WIB
BYD Sealion 7 Unjuk Gigi di IIMS 2025. (Foto: dok iNews Media Group/SindoNews)
Share :

Bahkan, BYD telah memperkenalkan teknologi Megawatt Charging System. Bayangkan sebuah mobil listrik yang bisa diisi dayanya hingga 400 kWh hanya dalam waktu lima menit—secepat mengisi bensin di SPBU konvensional.

Lebih dari Sekadar Mobil

Bagi Eagle Zhao, Presiden Direktur PT BYD Motor Indonesia, pencapaian di Indonesia adalah bagian dari misi global "Mendinginkan Bumi sebesar 1°C". Dengan produksi global yang telah mencapai 15 juta unit NEV (New Energy Vehicle) pada tahun 2025, Indonesia menjadi pasar kunci dalam peta jalan mereka.

"Kami membawa inovasi teknologi global ke Indonesia. Integrasi sistem dari hulu ke hilir menjadi dasar kami dalam menghadirkan kendaraan listrik yang aman dan andal," tegas Eagle Zhao.

BYD kini bukan lagi pemain baru yang mencoba peruntungan. Mereka adalah pemimpin yang menentukan arah industri. Dengan rencana ekspansi jaringan dari wilayah Barat hingga Timur Indonesia sepanjang tahun 2026, ambisi BYD sudah jelas: memastikan setiap sudut nusantara terpapar oleh revolusi elektrik mereka.

Di tengah optimisme pasar otomotif 2026, satu hal yang pasti: dominasi BYD di Indonesia bukan lagi sekadar tren, melainkan sebuah standar baru dalam mobilitas berkelanjutan.

(Agustina Wulandari )

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya