Perhatikan! Ini Cara Mengendarai Motor Kopling di Tanjakan

Muhamad Fadli Ramadan, Jurnalis
Sabtu 18 November 2023 19:35 WIB
Ilustrasi motor. (Doc. Freepik)
Share :

 

JAKARTA – Mengendarai motor kopling tentu butuk keterampilan khusus, bagi pemula harap terlebih dahulu untuk berlatih karena jauh berbeda dengan naik kendaraan roda dua jenis matic.

Pengendara motor kopling harus mampu menyesuaikan tuas kopling dan gas, dan tebilang sulit saat menghadapi tanjakan.

Sebagai informasi, motor kopling merupakan motor yang bekerja dalam transmisi manual. Pada motor kopling terdapat tuas yang sering disebut sebagai handle kopling. Tuas ini berada di setang sebelah kiri mirip seperti rem tangan pada motor matik.

 BACA JUGA:

Kopling berfungsi memindahkan gigi secara halus. Ketika tuas kopling ditarik, lempeng kopling akan ditekan oleh kampas rem sehingga berhenti, dan saat berhenti itulah biasanya pengendara bisa memindahkan gigi.

Untuk melewati tanjakan dengan motor kopling, cukup penting untuk memindahkan transmisi yang tepat. Maksimal menggunakan gigi tiga saat akan melewati tanjakan, apabila lebih tinggi maka akan membuat tarikan mesin lebih berat.

Saat hendak melalui tanjakan, turunkan gigi persneling pada transmisi tiga. Ketika mulai masuk tanjakan, turunkan ke gigi dua. Apabila masih terasa berat, Anda bisa menurukannya lagi ke gigi satu untuk meringankan beban mesin.

“Saat menanjak, hindari mengerem dengan menggunakan rem tangan. Selalu gunakan rem belakang saat ingin berhenti di tanjakan. Rem belakang berfungsi untuk menahan motor dari belakang agar tidak bergerak mundur,” tulis Wahana Honda dalam keterangan resmi.

 BACA JUGA:

Berikut cara melewati jalan menanjak dengan motor kopling saat keadaan macet:

1. Turunkan persneling ke gigi rendah karena saat macet maka berkendara dilakukan dengan merayap. Hal ini juga bisa diterapkan pada jalanan yang menanjak dan macet.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya