JAKARTA - Memiliki mobil adalah salah salah satu cara berinvestasi. Oleh karena itu, mengganti oli, rotasi ban, mengganti bantalan rem adalah cara menjaga investasi Anda agar tidak turun terlalu jauh nilainya.
Namun, tahukah Anda mencuci mobil adalah kegiatan sederhana yang bisa dilakukan untuk menjaga atau merawat investasi.
Mencuci mobil dapat membuat kendaraan tetap prima dan tetap mahal saat dijual kembali. Lalu, pertanyaannya adalah seberapa sering Anda mencuci mobil?
Banyak ahli merekomendasikan mencuci mobil setiap dua minggu sekali. Tapi, jika Anda tinggal di daerah yang banyak garam, maka harus sering mencuci mobil. Karena, garam dapat menjadi penyebab korosi atau karat pada logam.
Selama ini banyak orang salah sangka bahwa musim kemarau atau panas adalah waktu terbaik mencuci mobil ketimbang di musim dingin. Padahal mencuci mobil sebaiknya dilakukan di musim dingin.
Selain mencuci bagian eksterior mobil, Anda harus membersihkan bagian dalam mobil menggunakan vakum pada celah kursi dan alas mobil.
Selama proses membersihkan interior mobil, gunakan penyedot debu. Jika Anda menemukan noda selama proses pembersihan, cobalah gunakan pembersih noda jok untuk menghilangkannya. Kursi atau jok yang kotor dapat dibersihkan dengan air hangat dan deterjen.
Mencuci jok mobil harus dilakukan setiap tiga bulan sekali atau lebih agar kulit jok tidak retak dan menua. Jika itensitas pemakaian kendaraan cukup tinggi, maka bersihkan kursi mobil dua bulan sekali.
Selain mencuci, wax mobil juga perlu dilakukan dua kali setahun. Proses wax tidak hanya membuat kendaraan berkilau tapi juga membantu menghilangkan karat-karat yang ada di mobil.
Pencucian sederhana selama dua minggu, wax mobil enam bulan bulan sekali dan pembersihan interior beberapa bulan sekali dapat membuat mobil Anda tetap dalam kondisi prima dalam waktu yang lama.
(Citra Dara Vresti Trisna)