PARA ilmuwan dibuat bingung setelah menemukan Planet Bumi berputar lebih cepat dari biasanya. Ini membuat hari lebih pendek dari biasanya.
Pengukuran baru oleh Laboratorium Fisika Nasional Inggris menunjukkan bahwa Bumi saat ini berputar lebih cepat daripada setengah abad yang lalu. Pada tanggal 29 Juni, rotasi penuh Bumi membutuhkan waktu 1,59 milidetik kurang dari 24 jam, hari terpendek yang pernah tercatat.
Baca juga: Roket China Jatuh ke Bumi, Titik Pendaratan Tak Bisa Diprediksi
Para ilmuwan telah memperingatkan bahwa jika kecepatan rotasi terus meningkat, manusia mungkin perlu menghilangkan 1 detik dari jam atom selama ini.
"Jika rotasi cepat Bumi berlanjut, itu bisa mengarah pada pengenalan detik kabisat negatif pertama," lapor astrofisikawan Graham Jones melalui Timeanddate.com.
"Ini akan diperlukan untuk menjaga waktu sipil yang didasarkan pada detak jam atom yang sangat stabil, sejalan dengan waktu matahari, yang didasarkan pada pergerakan matahari melintasi langit," imbuhnya, dikutip dari News.com.au, Selasa (2/8/2022).
Baca juga: Fenomena Langka Komet K2 Melintas Dekat Bumi, Tunjukkan Ekor Debu dan Gas
Detik kabisat negatif berarti jam saat ini melewati 1 detik yang berpotensi menimbulkan masalah bagi sistem IT.
Para peneliti di Meta mengatakan lompatan kedua akan memiliki efek kolosal pada teknologi dan menjadi "sumber utama rasa sakit" untuk infrastruktur perangkat keras.
"Dampak detik kabisat negatif belum pernah diuji dalam skala besar; itu bisa berdampak buruk pada perangkat lunak yang mengandalkan pengatur waktu atau penjadwal," ungkap sebuah posting blog tentang topik tersebut yang ditulis peneliti Oleg Obleukhov dan Ahmad Byagowi.