Para Ilmuwan Bingung Bumi Berputar Lebih Cepat, Bikin Hari Jadi Lebih Pendek

Hantoro, Jurnalis
Selasa 02 Agustus 2022 08:08 WIB
Ilustrasi Planet Bumi berputar lebih cepat dari biasanya. (Foto: Shutterstock)
Share :

Ilmuwan Leonid Zotov, Christian Bizouard dan Nikolay Sidorenkov, mengklaim bahwa rotasi tidak teratur adalah hasil dari sesuatu yang disebut Chandler Wobble sebagai gerakan tidak teratur kutub geografis Bumi di seluruh permukaan dunia.

"Amplitudo normal goyangan Chandler adalah sekira 3 hingga 4m di permukaan Bumi," kata Zotov kepada Timeanddate, "Tetapi dari 2017 hingga 2020 menghilang."

Baca juga: Kerusakan di Darat dan Laut Terbukti Ilmiah, Jadi Tanda Kiamat Menurut Alquran 

Beberapa ahli percaya pencairan dan pembekuan kembali lapisan es di gunung tertinggi di dunia dapat berkontribusi pada kecepatan Bumi yang tidak teratur.

"Bumi telah mencatat hari terpendeknya sejak para ilmuwan mulai menggunakan jam atom untuk mengukur kecepatan rotasinya," lapor Timeanddate.

"Pada 29 Juni 2022, Bumi menyelesaikan satu putaran dalam 1,59 milidetik kurang dari 24 jam. Ini adalah yang terbaru dalam serangkaian rekor kecepatan untuk Bumi sejak 2020."

Baca juga: Penjelasan Alquran dan Sains Tentang Atmosfer Jadi Pelindung Bumi 

Profesor Zotov mengatakan bahwa ada 70 persen kemungkinan Bumi telah mencapai panjang minimum hari. Ini berarti manusia mungkin tidak akan pernah menggunakan detik kabisat negatif. Namun, ia mengaku belum mengetahui secara pasti dengan teknologi saat ini.

Efek kedua negatif dan konsekuensi potensialnya bergema kembali ke teori Y2K, di mana banyak yang percaya komputer tidak akan mampu menangani jam yang terus berdetak hingga milenium baru.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Ototekno lainnya