Hyundai mengatakan telah mengetahui adanya kebakaran terkait dengan masalah ini. Tetapi Hyundai mengaku tidak ada laporan cedera atau kematian akibat kebakaran tersebut. Hingga saat ini, Hyundai dan KIA belum mengkonfirmasi penyebab kebakaran tersebut.
Namun, kedua pabrik mobil asal Korea Selatan itu menduga, kebakaran disebabkan dari komponen listrik dalam sistem rem anti-lock yang mengalami korsleting.
Penyebab itu bahkan bisa membuat risiko kebakaran tetap tinggi, baik ketika mobil dikendarai maupun diparkir.
Semua kendaraan yang merupakan bagian dari model-model tersebut akan ditarik.
Selanjutnya dealer akan memasang sekering baru untuk papan sirkuit unit kontrol elektronik hidrolik yang dirancang untuk mengurangi risiko kebakaran.
(Kurniawati Hasjanah)