Setiap komponen yang terdapat di dalamnya saling bekerja sama untuk memberikan dampak kerja yang maksimal.
Pada dasarnya ada dua cara kerja platina, yaitu ketika membuka dan menutup.
Saat platina terbuka, nok distributor akan berputar sekaligus menekan tumit ebonit platina.
Kemudian platina akan membuka sehingga daya listrik dari kumparan primer koil yang akan menuju ke massa menjadi diputus.
Dengan pemutusan daya listrik secara tiba-tiba serta cepat, muncul induksi listrik di kedua kumparan koil pengapian tersebut. Induksi listrik yang ada dalam kumparan primer koil akan diserap oleh komponen kondensor.
Sedangkan induksi listrik dari kumparan sekunder koil disalurkan ke busi sehingga menghasilkan percikan bunga api. Biasanya induksi listrik dari kumparan sekunder bisa mencapai 20.000 volt.
Sementara saat platina menutup, ini terjadi saat nok distributor sudah tidak menekan tumit ebonit platina. Penutupan platina ini membuat arus listrik dari kumparan primer koil terhubung ke massa.