Apa Itu Fogging Mobil yang Marak Dilakukan di Tengah Pandemi COVID-19?

Tangguh Yudha, Jurnalis
Jum'at 04 Februari 2022 17:07 WIB
Fogging mobil di Surabaya (Foto Antara)
Share :

SEJAK pandemi COVID-19 melanda ditambah munculnya varian Omicron, fogging mobil marak dilakukan sebagai salah satu upaya mencegah berkembangnya virus di mobil.

Ya, untuk menangkal virus-virus berbahaya memang perlu menjaga kebersihan, termasuk kebersihan kabin mobil. Salah satu caranya adalah dengan melakukan fogging atau pengasapan cairan antivirus.

 BACA JUGA: 9 Mobil Mewah Christiano Ronaldo Diungkap Sang Pacar, Hargaya Capai Rp331 Miliar

Nah sebenarnya apa sih fogging mobil itu?

Melansir dari situs resmi Suzuki, Jumat (4/2/2022), fogging mobil adalah kegiatan untuk mengasapi seluruh interior mobil, baik itu AC, seluruh kursi mobil, setir, sabuk pengaman, dashboard dan lainnya.

Proses pengasapannya sendiri memanfaatkan cairan khusus yakni antiseptik atau desinfektan dengan mesin fogging.

Cairan antiseptik ini memiliki kandungan benzalkonium chloride 0,1 persen yang mampu membunuh protein dalam virus.

 BACA JUGA: Mobil Listrik Tesla Hadirkan Fitur Mikrofon untuk Karaoke, Segini Harganya

Selain membunuh virus, fogging mobil juga dapat membunuh bakteri dan jamur sehingga menciptakan kenyamanan untuk semua penumpang termasuk pengemudi.

Fogging mobil sebaiknya dilakukan setiap 45 hari hingga 60 hari sekali. Waktu melakukan fogging yang dibutuhkan adalah 15 hingga 20 menit saja.

Untuk harganya sendiri bervariasi, rata-rata biaya yang harus dikeluarkan adalah mulai dari Rp300.000 sampai 450.000.

 Kalian juga bisa melakukannya sendiri dengan membeli mesin fogging dengan harga sekitar Rp500.000 hingga Rp2.000.000 serta cairan disinfektan yang banyak tersedia.

 

Namun perlu diingat, dosisnya harus diperhatikan, mengigat cairan disinfektan yang terlalu banyak juga dapat membahayakan tubuh.

(Salman Mardira)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya