Telapaknya memiliki blok bahu luar dan dalam yang lebih lebar, sehingga penguasaan ban menjadi lebih sempurna saat berkelok. Sementara desain cakar elangnya berkontribusi membagi tekanan beban secara merata pada area kontak jalan, menjaga ban tetap stabil mencengkeram saat pengereman dan manuver berbelok.
Sementara silica yang dicampur ke dalam kompon dan tambahan matrix polymer meningkatkan reaksi kimiawi dan percampuran di dalam kompon. Hal ini kemudian menghasilkan performa daya tempel karet yang lebih optimal, yang dibutuhkan saat melakukan pengereman ketika kendaraan bermanuver di jalan kondisi kering dan terlebih saat kendaraan harus melaju dipermukaan jalan yang basah.
(Kurniawati Hasjanah)