JAKARTA - Melakukan perjalanan bersama Mitsubishi Outlander plug in hybrid electric vehicle (PHEV) yang dimulai dari Jawa Timur menuju Banyuwangi, menjadi pembuktian seberapa tangguh kendaraan listrik racikan Mitsubishi ini melibas berbagai karakter jalan yang dilalui.
Meski dalam pengujian, Okezone mendapatkan kesempatan melibas jalur dari kaki gunung Bromo menuju Banyuwangi, langkah menguji performa sektor pacu Mitsubishi Outlander PHEV dengan mesin konvensional menjadi salah satu perhatian selama perjalanan.
Karkater Outlander PHEV yang menggunakan mesin konvensional berkapasitas 2.4 liter mampu memberikan tenaga yang cukup besar untuk melibas beberapa karakter jalan menanjak. Tenaga mesin konvensional yang mencapai 166 hp dengan tambahan tenaga pada motor listrik yang mencapai 80 hp, membuat mobil ramah lingkungan ini sangat responsif di setiap putaran mesinnya.
Terlebih New Outlander PHEV menawarkan 3 (tiga) mode mengemudi yang bisa dipilih sesuai kebutuhan diantaranya EV Drive Mode, Series Hybrid Mode, dan Parallel Hybrid Mode. Pada mode EV Drive, motor menggerakkan kendaraan dengan tenaga listrik dari baterai sehingga tidak ada konsumsi bahan bakar dan emisi CO2. Hal ini pula yang membuat kendaraan menjadi senyap, bersih, dan bertenaga.