SHANGHAI - Honda Motor Co menyampaikan kepastian operasi fasilitas produksinya di China, yang sempat terhenti akibat wabah virus korona (Coronavirus/nCov). Perwaklian produsen asal Jepang itu menyebut fasilitas produksi kolaborasi dengan Dongfeng Automobile akan kembali berkegiatan pada 14 Februari mendatang.
Dimulainya kembali kegiatan produksi dalam fasilitas pabrik Honda di Wuhan itu, menyusul adanya lampu hijau dari otoritas provinsi Hubei kepada segenap pelaku industri manufaktur untuk melanjutkan aktivitasnya. Wuhan, salah satu kota industri besar China, disebut menjadi sumber penyebaran virus korona yang sudah menewaskan 361 orang per Senin (3/2/2020).
Sebelumnya penyebaran virus korona sendiri tidak hanya menghambat kegiatan perakitan mobil di pabrikan utama milik Honda dan Dongfeng tersebut. Sejumlah manufaktur penyedia komponen suku cadang mobil meliburkan karyawan, hingga mengalihkan lokasi produksi untuk mengantisipasi wabah tersebut, seperti dilansir dari laman Reuters.
Langkah itu contohnya dilakukan oleh pabrikan komponen pedal rem untuk mobil Honda, Ftech. Perusahaan tersebut mengalihkan pembuatan komponen pedal rem untuk Honda dari fasilitasnya di Wuhan menuju pabrik lain di Filipina, untuk memenuhi persediaan kebutuhan produsen asal Jepang tersebut.