Kaleidoskop 2019: Jalan Panjang Mobil Esemka dari Solo hingga Tak Ingin Disebut Produk Nasional

Mufrod, Jurnalis
Kamis 26 Desember 2019 17:18 WIB
Mobil Esemka Rajawali (foto: Okezone)
Share :

Tahun 2014

Tahun ini nama Esemka kembali dicuatkan dimana, inspirator mobil tersebut, Sukiyat mengungkap telah menyiapkan model khusus Esemka yang bisa digunakan sebagai mobil dinas para Menteri. Namun tak pernah terealisir.

 

Tahun 2015

Esemka terus terpendam, namun pada tahun ini Humas PT SMK, Dwi Budhi Martono, tengah mencari dan menanti investor yang akan bergabung dalam pengembangan mobil Esemka.

Tahun 2016

Pada September 2016, sedikit jalan terang, dimana Esemka akhirnya diambil alih oleh PT Adiperkasa Citra Esemka Hero (Aceh). CEO PT Aceh sendiri merupakan salah satu pejabat negara yakni Hendro Priyono. Di tangan Hendropriyono PT Aceh membidik perusahaan otomotif dari Eropa dan China setelah kerja sama penelitian dan pengembangan produk kendaraan Esemka dengan Proton Holdings Bhd dihentikan.

Tahun yang sama PT Aceh telah menyiapkan pabrik yang berada di kawasan Jonggol, Jawa Barat. Lahan yang digunakan merupakan fasilitas gudang dan perakitan bekas Cherry produk mobil asal China yang pernah masuk ke Indonesia.

 

Tahun 2017-2018

Setelah dipegang PT Aceh beberapa model Esemka sempat menjadi perhatian dimana beberapa model terbarunya diposting salah satu akun pribadi dan menjadi perhatian masyarakat.

Foto mobil Esemka berkabin ganda diunggah di akun Facebook Anindya Tejo Martoyo. Satu di antaranya tampak sedang digunakan di jalan umum, sedang tiga lainnya diparkir di depan sebuah rumah.

Foto SUV Esemka muncul setelah diunggah akun Facebook Din M Sarjia dan membagikannya ke grup FB Motuba. SUV itu mirip mobil China, Foday Land Fort.

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya