Ketiga kompartemen tersebut mengembang dalam dua tahapan, berselisih sekitar 0,15 detik. Hal tersebut diperlukan untuk mengakomodasi pengembangan maksimal dari bagian airbag yang berukuran lebih besar. "Momentum tersebut bisa mengatasi terjadinya cedera kepala fatal," ujar staf riset Honda, Eric Heitkamp.
Keuntungan utama dari penggunaan airbag edisi terbaru ini, tentunya akan mengurangi dampak cedera akibat impak benturan dari depan. Namun, dalam beberapa kasus, bagian kepala pengendara tidak dapat tertampung seluruh bagian airbag.
Komponen airbag terbaru ini akan debut pada 2020 seperti dilansir oleh Wired. Namun, Honda belum dapat menjelaskan model kendaraan mana yang akan memperoleh pembaruan ini. Autoliv, rekanan pengembangan Honda terkait airbag ini, kini memegang kontrak kerjasama khusus dengan produsen asal Jepang itu.
(Mufrod)