Banyak kamera obscura yang menggunakan lensa daripada lubang jarum karena memungkinkan aperture yang lebih besar. Hal ini akan menghasilkan kecerahan serta menjaga fokus.
Karena lubang jarum dibuat lebih kecil, gambar menjadi lebih tajam, namun gambar yang diproyeksikan menjadi redup. Dengan lubang jarum yang terlalu kecil, menjadikan ketajaman gambar memburuk karena difraksi.
Dengan memakai cermin seperti pada versi overhead abad ke-18, ini memungkinkan kamera untuk memproyeksikan gambar di bagian atas. Tipe lain yang lebih portabel adalah sebuah kotak dengan cermin siku yang diproyeksikan ke kertas yang diletakan di atas kaca.
(Ahmad Luthfi)