JAKARTA - Kamera obscura dari bahasa Latin berarti ruangan gelap (dark room) yang juga dikenal dengan sebutan kamera lubang jarum. Kamera tersebut menampilkan fenomena optik yang membuat objek foto tampak menjadi terbalik.
Lingkungan gambar yang diproyeksikan harus relatif gelap, sehingga gambar menjadi jelas. Banyak eksperimen kamera obscura yang dilakukan di ruangan gelap.
Diambil dari berbagai sumber, kamera obscura pertama kali ditemukan oleh seorang ilmuwan muslim bernama Ibn al-Haytham atau Alhazen pada 965-1039 M. Sejarah mencatatkan pada buku berjudul Book of Optics (1015-1021). Kendati demikian, disebutkan pula bahwa sistem kerja cahaya pada kamera ini telah ada sejak 40-390 SM, yang ditemukan oleh filsuf Tiongkok, Mozi.
Dilihat dari sejarahnya, kamera obscura merupakan kamera pertama di dunia. Kamera tersebut berbentuk seperti kotak dengan ruang gelap atau kedap cahaya di dalamnya.
Kamera obscura bisa memantulkan cahaya melalui dua buah lensa konveks, yang kemudian menempatkan gambar pada film atau kertas di titik fokus pada lensa kamera.