JAKARTA - Saat ini pena atau bolpoin mungkin telah mulai digantikan oleh smartphone untuk melakukan tugas pencatatan. Dengan keyboard virtual yang ada dalam smartphone seseorang bisa menulis sebuah catatan dengan mudah.
Namun tahukah Anda bahwa pena awalnya terbuat dari bulu? Hal ini dijelaskan dalam buku berjudul Deliciae Physico-Mathematicae (1636) yang diceritakan oleh penemu asal Jerman, Daniel Schwenter. Ia mengatakan bahwa pena awalnya terbuat dari bulu.
Pena kemudian mengalami beberapa perubahan seiring dengan perkembangan zaman saat itu. Pada Mei 1827, penemu berkebangsaan Rumania bernama Petrache Poenaru menerima paten di Prancis untuk pena pertamanya.
Pena buatannya memiliki desain yang lebih baik sehingga tak mudah tumpah dan dapat merobek kertas. Kemudian sejak 1850 berbagai paten pun diajukan berkaitan dengan desain pena.
Pada 1870-an, Duncan MacKinnon asal Kanada dan penduduk New York City bersama Alonzo T. Cross dari Providence, Rhode Island membuat pena stilograf. Pena tersebut berbentuk tabung berlubang dan sebatang kawat yang berfungsi sebagai katup.