Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ini Bedanya Oli pada Mobil Hybrid dan Konvensional

Erha Aprili Ramadhoni , Jurnalis-Minggu, 11 Oktober 2026 |17:14 WIB
Ini Bedanya Oli pada Mobil Hybrid dan Konvensional
Ini Bedanya Oli pada Mobil Hybrid dan Konvensional (Ilustrasi/Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Oli pada mobil hybrid dan konvensional (mesin pembakaran internal) berbeda. Perbedaan teknologi pada kedua model itu juga membuat spesifikasi oli berbeda. 

Mobil hybrid menggabungkan mesin bensin dan motor listrik. Hal ini membuat spesifikasi oli pada mobil hybrid tidak sama dibandingkan mobil konvensional. 

"Kita lihat hybrid itu kan sistemnya start stop engine. Sebenarnya konvensional juga ada start stop engine, tapi di waktu tertentu. Sementara hybrid tidak tertentu  di mana baterai lemah mesinnya itu akan hidup sendiri," ujar Technical Support PTT Lubricants Indonesia, Ardho, di ICE BSD Tangerang, dikutip Minggu (11/10/2026). 

Peralihan otomatis karena fitur start dan stop itu membuat suhu mesin lebih cepat turun. Hal ini berbeda dibandingkan mobil konvensional. 

Meski banyak mobil konvensional memiliki fitur start and stop, tapi hanya terjadi pada waktu-waktu tertentu.  Sementara pada mobil hybrid, terjadi secara otomatis ketika baterai melemah beralih ke mesin bensin. 

"Karena teknologi mesin hybrid itu kan start stop engine yang memang dia lebih rentan terhadap suhu tinggi dan rendah jadi cepat terelmusibilitas," tuturnya. 

PTT Lubricants di IMX 2026
PTT Lubricants di IMX 2026

Karena itu, pada oli untuk mobil hybrid, terdapat zat khusus untuk mengatasi dampak penurunan suhu yang secara tiba-tiba itu. 

"Jadi oli hybrid itu ada namanya aditif khusus antioksidan tinggi," ujarnya. 

Diketahui, belakangan tren elektrifikasi terus meluas. Kini semakin banyak orang melirik mobil hybrid dan listrik. Pada era elektrifikasi ini, pihaknya mengembangkan oli yang relevan dengan kondisi saat ini. 

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement