Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kenapa Disebut Motor Bebek? Ini Asal-Usul Lengkapnya

Muhammad Fadhil Mubarok , Jurnalis-Selasa, 29 September 2026 |17:23 WIB
Kenapa Disebut Motor Bebek? Ini Asal-Usul Lengkapnya
Kenapa Disebut Motor Bebek? Ini Asal-Usul Lengkapnya (Ilustrasi/Dok AHM)
A
A
A

JAKARTA - Kenapa disebut motor bebek? Artikel ini akan membahas penjelasan mengenai asal-usul sebutan motor bebek. 

Istilah motor bebek bukan sekadar julukan, melainkan memiliki sejarah dan ciri desain tersendiri yang membuatnya disebut demikian. Mobilitas yang murah, bobot ringan, serta struktur rangka khas membuat motor bebek digemari berbagai kalangan berkat kepraktisan dan kemudahan penggunaannya.

Sebelum menjadi ikon di Indonesia, desain motor bebek atau underbone sebenarnya telah muncul di Eropa pada 1950-an, dengan sejumlah merek seperti NSU Speed dan Heinkel Perle. Namun, motor bebek modern baru benar-benar populer setelah Honda meluncurkan Super Cub pada 1958. Sejak saat itu, bentuk khas bebek berkembang menjadi bagian penting dari budaya otomotif Asia. 

Sejarah Motor Bebek di Dunia

Dari informasi yang dihimpun Okezone, Selasa (29/9/2026), konsep motor bebek bermula dari moped asal Eropa pada 1950-an, seperti NSU Speed dan Heinkel Perle, yang mengusung rangka sederhana dan mesin berkapasitas kecil. Honda kemudian memperkenalkan Super Cub yang sukses besar di pasaran, sekaligus memperkuat popularitas desain underbone atau rangka tulang bawah yang selanjutnya diadopsi secara luas di Asia. Model ini pun mendominasi pasar motor murah berkat keiritan bahan bakar, kemudahan bermanuver, serta daya tahannya, terutama di negara-negara berkembang.

Asal Usul Nama “Bebek”

Mengutip dari beberapa sumber menyebut nama "motor bebek" muncul karena tampilan motor dari samping menyerupai lekukan tubuh bebek. Pada periode 1980-2000, motor jenis ini juga menggunakan fairing tipis di sisi kiri dan kanan yang menyerupai sayap bebek, sehingga makin memperkuat asosiasi dengan nama tersebut. 

Di negara lain, sebutannya pun berbeda-beda. Di kawasan Barat, motor jenis ini dikenal sebagai underbone. Sementara di Malaysia dan Singapura disebut "Kapcai", yang berasal dari kata Cub dan dialek Kanton bermakna "kecil".

 

Sebutan "motor bebek" pun bukan tanpa makna. Nama tersebut lahir dari desain fisik khas yang menyerupai bebek, sekaligus perjalanan panjang sejarah motor moped Eropa hingga meraih popularitas besar di Asia lewat Honda Super Cub. Dengan karakteristik rangka underbone, efisiensi bahan bakar, dan struktur yang praktis, motor bebek tetap menjadi pilihan favorit banyak masyarakat. Karena itu, di balik motor bebek yang biasa ditemui di jalan, tersimpan warisan desain sekaligus budaya otomotif yang panjang.

Penamaan motor bebek tidak lepas dari kebiasaan masyarakat Indonesia yang memberi sebutan pada benda asing dengan nama hewan atau benda lain yang lebih akrab di telinga. Kebiasaan serupa juga terjadi pada Toyota Kijang Innova generasi pertama facelift kedua yang dijuluki "Kijang Innova Barong", karena desain gril depannya menyerupai mulut Barong, karakter mitologi khas Bali. 

Contoh lain adalah Toyota Yaris generasi awal yang disebut "Yaris Bakpao" lantaran bentuknya membulat menyerupai bakpao.

Meski kini banyak motor bebek telah bertransformasi dengan desain fairing yang lebih beragam, sebutan "motor bebek" tetap melekat di Indonesia hingga sekarang. Jarang ditemui pengguna motor jenis ini menyebutnya sebagai moped, cub, apalagi step-through, istilah yang justru lebih umum digunakan di negara lain.

(Erha Aprili Ramadhoni)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement