Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mobil Bensin Masih Dominasi Pasar Mobil Bekas, Ini Model Terlaris

Erha Aprili Ramadhoni , Jurnalis-Kamis, 30 April 2026 |07:36 WIB
Mobil Bensin Masih Dominasi Pasar Mobil Bekas, Ini Model Terlaris
Mobil Bensin Masih Dominasi Pasar Mobil Bekas, Ini Model Terlaris (Ilustrasi/Freepik)
A
A
A

JAKARTA - Mobil dengan mesin pembakaran internal (ICE) masih mendominasi pasar mobil bekas. Sementara LCGC dan MPV menjadi model yang paling banyak diburu pada pasar mobil bekas. 

1. Pasar Mobil Bekas

Balai Lelang JBA mencacat, hingga kuartal I 2026, telah melelang lebih dari 40 ribu unit mobil bekas dan 30 ribu motor bekas. Dari jumlah itu, kendaraan konvensional berbahan bakar BBM masih menjadi pilihan utama konsumen. 

Di tengah dinamika sektor energi, efisiensi bahan bakar dan biaya operasional menjadi pertimbangan utama dalam memilih kendaraan, baik untuk kebutuhan pribadi maupunusaha.

“Kendaraan kategori LCGC dan MPV seperti Toyota Avanza, Calya, dan Agya masih cukup diminati karena efisien dalam konsumsi BBM serta mudah dalam perawatan," kata Marketing & Sales Division Head JBA Indonesia, Johan Wijaya, dalam keterangannya, Rabu (29/4/2026). 

Di sisi lain, ia menjelaskan, untuk kebutuhan usaha, kendaraan niaga seperti Daihatsu Gran Max, Mitsubishi Triton, hingga truk juga banyak dicari. 

"Pada roda dua, motor matic seperti Honda Beat, Scoopy, dan Vario tetap menjadi pilihan utama karena praktis digunakan sehari-hari,” kata Johan Wijaya.

Sementara itu, dari kuartal I tahun ini, pihaknya mencatat perbedaan preferensi kendaraan di berbagai wilayah. Hal ini dipengaruhi karakteristik kebutuhan dan aktivitas ekonomi setempat. 

Di wilayah Jawa, kendaraan penumpang seperti Toyota Avanza tipe G (1.3–1.5), Toyota Calya tipe G 1.2, serta Daihatsu Sigra mendominasi. Hal ini sejalan dengan tingginya kebutuhan mobilitas harian serta preferensi terhadap kendaraan yang efisien dalam konsumsi BBM dan mudah dirawat. 

Di wilayah Sumatera, permintaan cenderung seimbang antara kendaraan penumpang dan kendaraan niaga. Kendaraan penumpang didominasi unit MPV seperti Toyota Avanza tipe G 1.3 dan Toyota Calya tipe G 1.2. Sementara kendaraan niaga seperti Mitsubishi Triton double cabin, Suzuki Carry pick up, serta Mitsubishi Colt L300 pick up lebih banyak diminati untuk mendukung aktivitas distribusi, logistik, dan sektor perkebunan. 

 

Di wilayah Kalimantan, kendaraan operasional seperti Daihatsu Gran Max pick up, truk Mitsubishi Canter, serta Mitsubishi Triton double cabin menjadi pilihan. Hal ini mencerminkan kebutuhan kendaraan untuk menunjang aktivitas industri dan distribusi barang. 

Di wilayah Sulawesi, permintaan cenderung seimbang antara kendaraan penumpang dan kendaraan niaga. Model seperti Toyota Avanza tipe G 1.3 serta Toyota Calya tipe G 1.2 cukup banyak diminati untuk kebutuhan mobilitas harian. Sementara Daihatsu Gran Max pick up digunakan untuk mendukung aktivitas usaha. 

2. Pasar Mobil Listrik Bekas

Di sisi lain, JBA mencatat mulai adanya minat terhadap kendaraan listrik (EV) di pasar lelang pada kuartal pertama tahun ini. Namun, jumlahnya masih relatif terbatas dibandingkan kendaraan konvensional. 

Beberapa unit kendaraan listrik yang dilelang antara lain Wuling Air EV, Wuling Cloud EV, Hyundai Ioniq 5, Neta V-II, serta BYD Sealion 7.

(Erha Aprili Ramadhoni)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement