JAKARTA – Berakhir sudah penyelenggaraan pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026, yang digelar pada 5–15 Februari.
Namun, nilai total transaksi dari penyelenggaraan pameran tersebut masih belum diungkap.
Meski begitu, Presiden Direktur Dyandra Promosindo, Daswar Marpaung, bersyukur atas penyelenggaraan IIMS 2026. Pameran ini tidak hanya menjadi ajang penjualan otomotif, tetapi juga menyerap tenaga kerja bagi 20.000 orang.
“Di tengah dinamika dan ketidakpastian ekonomi global maupun nasional, IIMS 2026 tetap menunjukkan daya tarik yang solid bagi pelaku industri, pecinta otomotif, komunitas, hingga masyarakat luas," kata Daswar saat upacara penutupan, dikutip Senin (16/2/2026).
Ia menjelaskan, kepercayaan terhadap ajang ini tercermin dari partisipasi lebih dari 200 peserta, yang terdiri atas 36 brand roda empat, 26 brand roda dua, serta 82 brand dari industri pendukung otomotif.
Daswar mengungkapkan, tak hanya menjadi etalase industri otomotif, IIMS 2026 juga konsisten memberikan ruang bagi pelaku industri kreatif dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui area khusus yang tersebar di berbagai titik pameran.
"IIMS 2026 berhasil merangkul 71 pelaku UMKM lokal dan 21 pelaku industri kreatif yang turut ambil bagian, memperkuat peran IIMS sebagai platform kolaboratif yang mendorong pertumbuhan ekosistem industri otomotif secara menyeluruh," tuturnya.
IIMS 2026 juga berhasil memecahkan rekor sendiri terkait penyerapan tenaga kerja. Lebih dari 20 ribu pekerja terlibat dalam penyelenggaraan tahunan tersebut.
"Partisipasi lebih dari 20.000 pekerja dalam IIMS 2026 menjadi bukti konkret dari upaya kami memberdayakan tenaga kerja dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan," ujar Daswar.
Sebelumnya, penyelenggaraan IIMS 2026 ditargetkan dapat mencatat transaksi hingga Rp8 triliun. Selain itu, pengunjung ditargetkan mencapai 579.337 orang. Target tersebut dibidik lantaran pameran lebih luas serta banyaknya program baru.
(Rahman Asmardika)