JAKARTA - Fitur Open to Work di LinkedIn mendadak menjadi viral setelah aktris dan produser Prilly Latuconsina mengaktifkannya pada akun pribadinya pada 25 Januari 2026. Prilly menggunakan fitur ini bukan karena sedang menganggur. Sebaliknya, Prilly ingin mempelajari hal baru di luar zona nyamannya di industri film dan manajemen bisnis dengan mencoba pengalaman langsung di bidang penjualan dan customer engagement.
Open to Work adalah fitur LinkedIn yang memungkinkan pengguna memberi sinyal kepada perekrut dan jaringan profesional bahwa mereka sedang membuka peluang kerja baru.
Fitur ini ditandai dengan badge hijau khusus di foto profil pengguna dan dapat dikustomisasi sesuai preferensi. Pengguna dapat menentukan jenis pekerjaan yang diinginkan, industri, lokasi, hingga tipe peran (penuh waktu, paruh waktu, kontrak, atau magang). Fitur ini bersifat opsional dan dapat digunakan oleh siapa saja, termasuk profesional yang masih bekerja namun mencari tantangan baru seperti Prilly.
Jika Anda sudah mengaktifkan fitur Open to Work dan ingin menghapusnya, berikut cara yang harus Anda lakukan sesuai panduan resmi LinkedIn:
Jika Anda ingin tetap menampilkan status Open to Work hanya kepada perekrut tanpa badge hijau terlihat di publik, Anda bisa mengubah visibilitas menjadi "Recruiters only" alih-alih menghapusnya sepenuhnya. Opsi ini memungkinkan hanya perekrut profesional yang menggunakan LinkedIn Recruiter yang dapat melihat status Anda.
Fitur Open to Work di LinkedIn memberikan fleksibilitas pengguna dalam mengelola visibilitas pencarian kerja mereka. Fitur ini bukan hanya para pencari kerja, tetapi juga untuk profesional yang ingin belajar dan berkembang.
(Rahman Asmardika)