Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tren Nostalgia dan Konten Kreatif di Dunia Maya, Negara Didorong Jaga Ekosistem Digital

Rahman Asmardika , Jurnalis-Jum'at, 09 Januari 2026 |18:02 WIB
Tren Nostalgia dan Konten Kreatif di Dunia Maya, Negara Didorong Jaga Ekosistem Digital
Anggota DPR RI Komisi II, Azis Subekti.
A
A
A

Keempat, regulasi digital harus bergerak adaptif dan berani, namun tidak represif. Negara hadir bukan untuk membungkam ekspresi, melainkan menjaga ruang bersama agar tetap aman, adil, dan produktif. Pendekatan dialogis, berbasis uji kebijakan, dan partisipasi publik jauh lebih relevan daripada larangan kaku yang sering tertinggal dari realitas teknologi.

“Percakapan publik tentang nostalgia, musik, dan konten kreatif pada akhirnya adalah bahasa halus masyarakat dalam menyampaikan kegelisahan dan harapan,” ujar Azis.

“Di sanalah peluang politik Indonesia berada: membangun ekosistem digital yang tidak hanya ramai dan menguntungkan, tetapi juga bermakna, menghubungkan ingatan kolektif, kreativitas hari ini, dan keberanian negara menata masa depan yang lebih adil dan inklusif,” pungkasnya.

(Rahman Asmardika)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement