JAKARTA - Pasar otomotif Tanah Air tengah lesu sepanjang tahun ini. Hingga Oktober 2025, penjualan wholesales secara nasional mencapai 635.844 unit.
Hal itu berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo). Jumlah ini turun 10,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yakni sebanyak 711.064 unit.
Pihak Gaikindo mengisyaratkan akan merevisi target penjualan 850 ribu unit tahun ini. Namun, rapat membahas revisi target tersebut akan digelar usai penyelenggaraan pameran Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025.
Di tengah lesunya pasar sepanjang tahun ini, apakah berdampak terhadap industri pendukung semisal suku cadang?
Terkait hal ini, permintaan terhadap suku cadang alternatif Toyota ternyata tidak berpengaruh. Permintaan terhadap suku cadang disebut malah meningkat.
Diketahui, Toyota Astra Motor (TAM) memperkenalkan brand suku cadang T-OPT sejak tahun lalu. Permintaan suku cadang tersebut meningkat di berbagai daerah.
“Permintaan pelanggan terhadap brand T-OPT di tahun pertama benar-benar melebihi ekspektasi,” ujar pemilik CV Cipta Sejahtera, Lim Che Ping, dalam keterangannya, Jumat (28/11/2025).
Saat ini, ada 11 jenis produk yang dipasarkan. Produk tersebut mencakup komponen fast moving seperti kampas rem depan dan belakang, filter kabin, filter bensin, filter udara, wiper blade, dan V-belt.
Lalu, suku cadang lainnya seperti komponen kopling, mencakup cakram kopling (disc), penutup kopling (cover), dan bearing kopling baru dihadirkan tahun ini.
Produk tersebut tersedia untuk model kendaraan Toyota, terutama model dengan volume terbesar. Ini mulai dari Agya, Calya, Avanza, Veloz, Yaris, Vios, Innova, Rush, Fortuner, hingga model komersial seperti Toyota Rangga.
“Setelah bulan lalu memperluas pilihan suku cadang T-OPT pada komponen yang berkaitan dengan kopling, ke depan kami akan terus mengembangkan portofolio produk ini, baik dari sisi kategori suku cadang maupun model kendaraan yang didukung," kata After Sales Business Division Head PT TAM, Agus Setiawan.
(Erha Aprili Ramadhoni)