Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Serukan Beralih ke Telegram, Presiden Venezuela: WhatsApp Go To Hell!

Rahman Asmardika , Jurnalis-Kamis, 08 Agustus 2024 |12:52 WIB
Serukan Beralih ke Telegram, Presiden Venezuela: WhatsApp <i>Go To Hell!</i>
Presiden Venezuela Nicolas Maduro. (Foto: Reuters)
A
A
A

Pada Minggu, (4/8/2024) Maduro juga mengatakan TikTok dan Instagram digunakan untuk menyebarkan "kebencian" dan berjanji untuk mengatur penggunaannya.

Serangan pemimpin Amerika Selatan itu terhadap platform media sosial menyusul protes baru-baru ini yang meletus di Venezuela menyusul pengumuman hasil pemilihan presiden di mana ia dinyatakan sebagai pemenang. Maduro mengutuk unjuk rasa itu sebagai upaya "kudeta terhadap Venezuela." Menteri Pertahanan Vladimir Padrino Lopez juga menuduh oposisi yang didukung Barat berupaya melakukan "kudeta media" dan mengutuk protes tersebut.

Dewan Pemilihan Nasional Venezuela (CNE) pada 28 Juli mendeklarasikan Maduro sebagai pemenang pemilihan presiden negara itu. Pada Jumat, (2/8/2024) otoritas Venezuela meratifikasi kemenangan Maduro setelah penghitungan suara akhir mengungkapkan bahwa ia telah memenangkan 52% suara, dibandingkan dengan 43% untuk saingan utamanya Edmundo Gonzalez.

Maduro sebelumnya berselisih dengan Elon Musk, menuduh pemerintah Amerika Serikat (AS) dan pengusaha kelahiran Afrika Selatan itu berusaha mengatur kudeta di negaranya.

Maduro akan menjalani masa jabatan ketiga berturut-turut selama enam tahun, setelah pertama kali menjabat pada tahun 2013 menyusul kematian Presiden Hugo Chavez. Sebagian besar negara Amerika Latin, khususnya anggota Kelompok Lima, menolak mengakui pemilihannya kembali pada tahun 2018, bersama dengan AS dan Uni Eropa.

(Rahman Asmardika)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement