Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kenapa Motor Vario Tiba-Tiba Mati? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Ferdinando Tamaro , Jurnalis-Sabtu, 18 Mei 2024 |15:12 WIB
Kenapa Motor Vario Tiba-Tiba Mati? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
Kenapa Honda Vario tiba-tiba mati?
A
A
A


JAKARTA - Banyak motor pasti memiliki penyakitnya masing-masing, dari mesin sampai sistem berkendaranya. Sebut saja Honda Vario yang sering mati mendadak. 

Honda Vario yang sering mati mendadak jadi momok pemiliknya. Keresahan ini membawa dampak besar bagi pemiliknya, meski setelah didiamkan sejenak atau distarter bisa langsung kembali menyala.


Namun, apa penyebab pastinya? Sebelum menyalahkan skutik Honda ini, sebaiknya mengenal lebih dalam dulu motornya. Pasalnya, umumnya dari cara pemakaian dan human error.

Dari informasi yang dihimpun, Sabtu (18/5/2024), ada dua penyebab utamamotor Vario tiba-tiba mati. Pertama, akibat tumpukan karbon di ruang bakar. Karbon (kerak diruang bakar) sering mengganjal klep sehingga klep terus terbuka dan kehilangan kompresi. 

Saat distarter, karbonnya rontok dan bisa hidup kembali. 

Permasalahan ini bisa diatasi dengan  dibersihkan secara berkala. Biasanya di bengkel umum atau jaringan bengkel resmi Honda menawarkan servis besar yang salah satu itemnya adalah melakukan pembersihan di ruang bakar
.

Penyebab kedua, karena kesalahan saat melakukan penyetelan jarak kerenggangan klep. 

Sementara itu, bagaimana cara mengatasinya? Berikut cata mengatasi motor Vario tiba-tiba : 


Pastikan kondisi aki baik dengan cara saat kunci kontak on lampu- lampu indikator speedometer menyala normal dan jarum bergerak normal.

 


Jika ada problem di sistem injeksi pasti akan ada kedipan di lampu MIL yang ada di speedometer. Kedipannya tak hanya sekali, tapi  beberapa kedipan. Kedipan itu menandakan ada bagian di komponen injeksi yang problem, mungkin ada sambungan kabel yang putus, biasanya karena dimakan tikus.


Kalau tidak ada kedipan yang aneh namun motor masih belum bisa menyala, pastikan bahan bakar atau bensin terisi secukupnya.


Jika distater tidak menyala, coba diengkol sambil dirasakan apakah saat diengkol terasa ringan atau berat. Hal ini berguna untuk merasakan tekanan kompresi di dalam mesin.


Lakukan pengecekan busi sekaligus percikan api businya. Perhatikan kondisi businya kalo terlihat basah atau hitam, ini kemungkinan penyebab mesin mati.


Cukup bersihkan lalu coba tes api busi dengan menempelkan busi pada blok mesin atas dan menjalankannya dengan starter kalau keluar api busi berarti kondisi busi baik.
Sebelum memasang kembali, gunakan lap kering untuk menutup lubang busi lalu mesin diengkol 3–5 kali untuk membuang kotoran/karbon basah yang ada di dalam blok silinder.

Selanjutnya pasang kembali businya dan coba kembali nyalakan mesinnya.

(Erha Aprili Ramadhoni)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement