JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan tidak terlalu khawatir mengenai masuknya investasi Tesla ke Indonesia. Pasalnya, saat ini perusahaan otomotif asal China, Build Your Dreams (BYD) telah masuk ke Indonesia dan berinvestasi.
Luhut pun membandingkannya dengan Tesla. Ia memiliki BYD juga memiliki mobil listrik berkualitas.
"(Soal Tesla?) Kita sudah ada (kerja sama) dengan BYD kok, BYD juga enggak jelek, bagus," katanya saat ditemui di kantornya, Kemenko Marves, Jakarta, Rabu (7/2/2024).
Diketahui, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto menyebut BYD berencana membangun pabrik di Indonesia. Nilai investasinya mencapai 1,3 miliar Dolar AS (sekitar Rp20,3 triliun).
"Investasinya adalah 1,3 miliar USD (sekitar Rp 20,3 triliun). Kapasitas produksi (pabrik BYD di Indonesia) 150 ribu per unit,” kata Airlangga melalui rekaman video saat peluncuran BYD di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, Kamis (18/1/2024).
Sementara itu, General Manager BYD Asia-Pasifik Liu Xueliang, membenarkan hal tersebut. Ia mengatakan pihaknya akan berinvestasi di Indonesia untuk membangun pabrik. Tapi, saat ini belum pasti di mana pabrik akan berdiri dan kapan mulai beroperasi.
“Kita ada planning investasi (bangun pabrik) di Indonesia. Rencana kami akan ada informasi lagi di tahun ini di waktu yang cocok untuk menjelaskan planning di Indonesia,” ujar Liu.
Diketahui, BYD telah meluncurkan 3 model mobil listriknya, yaitu Seal, Atto 3, dan Dolphin.
BYD Dolphin memiliki dua varian, yaitu Dynamic Standard Range dan Premium Extended Range. BYD Dolphin tipe standar memiliki jarak tempuh hingga 410 km dan 490 untuk tipe premium.
Kapasitas baterai Blade untuk tipe standar sebesar 44,9 kWh dan tipe premium memiliki kapasitas 60,48 kWh.
BYD Dolphin dilengkapi motor tipe permanent magnet synchronous motor. Untuk tipe standar, tenaga maksimal mencapai 70 kW dengan torsi maksimal 180 Nm. Sementara tipe premiuam 150 kW dengan torsi maksimal 310 Nm,