Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Harga Mobil Listriknya Belum Diumumkan, BYD Klaim Sudah Terima Ratusan Pesanan

Muhamad Fadli Ramadan , Jurnalis-Kamis, 25 Januari 2024 |13:07 WIB
Harga Mobil Listriknya Belum Diumumkan, BYD Klaim Sudah Terima Ratusan Pesanan
Harga resmi mobil listriknya belum diumumkan, BYD klaim terima ratusan pesanan. (BYD)
A
A
A

JAKARTA - Perusahaan otomotif asal China, Build Your Dreams (BYD) resmi memasuki pasar otomotif Indonesia dengan mengenalkan 3 model mobil listrik, yaitu Seal, Atto 3, dan Dolphin. Meski ketiga mobil itu diumumkan harganya, pihak BYD mengklaim telah menerima ratusan pesanan.

Beredar kabar, BYD bakal mengumumkan harga resmi ketiga model mobil listrik tersebut pada IIMS 2024 yang digelar mulai 15 Februari. IIMS diyakini menjadi momen tepat sekaligus memberikan impresi pertama kepada masyarakat melalui test drive.

Meski begitu, Head of Marketing PT BYD Motor Indonesia Luther T Panjaitan mengatakan, hal tersebut belum tentu terjadi. Mengingat tidak ada pengumuman secara resmi mengenai kapan harga ketiga model mobil listrik itu bakal diumumkan.

“Saya sampai sekarang enggak bisa bilang iya atau tidak juga mengenai itu (pengumuman harga di IIMS). Banyak kan yang harus kita pertimbangkan. Kalau bapak tanya ke kita, ya kita maunya sebisa mungkin secepatnya,” kata Luther di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Ia mengungkapkan, pihaknya tengah mempertimbangkan mengumumkan harga mobil listrik mereka di Indonesia. Bahkan, perilisan harga setiap model mobil listrik bisa diumumkan terpisah.

“Pada periode ini, kami masih lihat dulu bagaimana penerimaan pasarnya. Saya juga masih mau dapat feedback dari teman-teman media, dengan spek seperti itu bisa dapat berapa harganya,” ujarnya.

Meski belum ada harga, Luther mengklaim, ketiga mobil listrik BYD sudah mendapat hingga 300 unit pemesanan di Indonesia. Akan tetapi, Luther belum bisa mengungkapkan model mana yang paling banyak diminati konsumen.

“Sampai semalam (minggu malam), saya dapat quick report itu sudah hampir 300 unit (pemesanan). Itu prebooking untuk tiga model. Artinya memang cukup tinggi kan?” ungkapnya.

Luther mengatakan, prebook dilakukan sebagai strategi dari BYD untuk menarik minat konsumen. Menurutnya, ini menjadi cara untuk mengetahui pasar mobil listrik di Indonesia.

“Saya harus bilang kita dapat order ratusan, saya belum bisa pastikan datanya tapi sudah ratusan dari tanggal 18. Itu customer tidak tahu harga, dan bahkan tidak ada test ride. Namun ada antusiasme tinggi dan kita liat sebagai market expectation,” ucapnya.

“Yang penting kita mau lihat dulu market penerimaannya gimana jadi kita gak liat prebook itu suatu paksaan dan sebagai reaksi market,” tuturnya.

(Erha Aprili Ramadhoni)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement