Maka dari itu, sejumlah penelitian menyimpulkan bahwa pohon ‘pembunuh’ burung ini menimbulkan dampak buruk terhadap populasi burung. Sebuah penelitian di Pulau Cousin di Seychelles yang juga merupakan rumah bagi pohon pisonia menemukan bahwa pohon pisonia membunuh seperempat burung laut putih dan hampir sepersepuluh burung penciduk tropis.
Di sisi lain, sebuah studi dalam Journal of Tropical Ecology menemukan bahwa pepohonan sebenarnya tidak memperoleh manfaat berarti dari kematian burung-burung tersebut. Mereka tidak menerima nutrisi tambahan saat burung membusuk di tanah di bawahnya, bahkan bangkai yang tertutup benih juga tidak terbawa ke pulau-pulau tetangga.
“Kematian beberapa vektor potensial merupakan konsekuensi yang disayangkan... [dan] tanaman pisonia tidak mendapat manfaat dari keterikatan yang fatal ini,” kata penulis, Alan Burger. (Chasna Alifia Sya’bana)
(Saliki Dwi Saputra )