Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

CEO GE Indonesia Handry Satriago Meninggal, Kenang Kembali Perjuangannya Melawan Kelenjar Getah Bening

Redaksi , Jurnalis-Sabtu, 16 September 2023 |14:31 WIB
CEO GE Indonesia Handry Satriago Meninggal, Kenang Kembali Perjuangannya Melawan Kelenjar Getah Bening
Handry Satriago CEO GE meninggal dunia pada Sabtu (16/9). (Foto: Tangkapan layar yotube)
A
A
A

KABAR duka datang CEO General Electric (GE) Indonesia Handry Satriago. Orang nomor satu di perusahaan paling tua tersebut meninggal dunia pada Sabtu (16/9) di usia 54 tahun. Informasi itu disampaikan Direktur Transformasi dan Pengembangan Bisnis PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk. Wing Antariksa di akun media sosialnya.

"Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Selamat jalan, pak Handry Satriago. Ilmu dan inspirasi yang telah banyak diberikan selama ini mejadi sumber baikan yang tak terputus dan insya Allah berada di tempat terbaik di sisi Allah SWT," tulis Wing.

Almarhum menjadi CEO termuda di perusahaan itu dari tahun 2011. Untuk mencapai sukses besar tersebut, dia harus melewati rintangan dan kesulitan yang berat karena memimpin GE dari kursi roda setelah divonis dokter memiliki kanker kelenjar getah bening di tulang belakangnya pada usia 17 tahun.

Saat terakhirnya dapat berjalan adalah ketika dia diminta mengimami ibunya menunaikan salat asar. “Ketika saya rukuk dirakaat kedua, saya terjatuh,” ujar Handry Satriago dalam video melansir dari Instagram @yunirahayulestari, Rabu (12/1/2022).

Setelah itu dia tidak bersekolah berbulan-bulan dan harus duduk di kursi roda hingga sekarang. Handry pun sempat dilanda frustasi dan mengurung diri di kamar. “Saat kejadian itu terjadi, saya merasa dunia itu gelap. Saya marah pada tuhan, saya marah pada semua hal, saya frustasi luar biasa,” ungkap Handry.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement