Namun, semangat hidup dan dukungan lingkungan yang kuat membuat dia mengalahkan banyak persoalan yang dihadapi. Buktinya, dia mampu menyelesaikan S-1 jurusan teknik bioindustrinya di Institut Pertanian Bogor (IPB) dengan IPK amat mengesankan.
Dia bisa menuntaskan Magister Management Double Degree di Institut Pengembangan Manajemen Indonesia (IPMI)-Monash University, Australia, pada 1996 dengan predikat cum laude hanya dalam waktu setahun.
Dan, sejarah mencatat selama tiga belas tahun berada di perusahaan energi AS itu, Handry menjadi seorang motivator dan pebisnis ulung. Hampir semua yang dipegangnya menjadi bisnis yang ditakuti oleh pesaingnya. Misalnya, di bisnis lighting (pencahayaan), dia menghasilkan USD6 juta dalam dua tahun kepemimpinannya, meski dari kursi roda.
(Maruf El Rumi)