JAKARTA – Ahli vulkanologi menemukan deposit lithium terbesar di dunia yang berlokasi di Amerika Serikat bagian barat.
Ini sangat penting untuk menggerakkan industri kendaraan listrik selama beberapa dekade.
Melansir Carscoop, Minggu (12/9/2023), situs ini terletak di kaldera McDermitt, yang membentang di sepanjang perbatasan antara Nevada dan Oregon. Material lithium diperkirakan tercipta setelah ledakan gunung berapi besar pada 16 juta tahun lalu.
Meski penghitungan akhir masih harus dikonfirmasi, perkiraan menunjukkan bahwa situs tersebut bisa menghasilkan lithium sebanyak 120 juta ton.
Maka jika benar, maka ini akan menjadi angin segar bagi industri kendaraan listrik. Bahkan jumlahnya diklaim lebih besar dari cadangan lithium yang ada di dataran garam Bolivia, yang dinilai sejauh ini paling besar.
Penemuan ini jelas menjadi kabar baik bagi AS, yang sebelumnya tidak memiliki cadangan litium dalam jumlah besar. Ini juga akan mengurangi ketergantungan impor lithium dari negara lain yang saat ini jumlahnya cukup besar.
Namun ada masalah lain, yakni pemerintah harus ingat bahwa dua suku di sisi kaldera Nevada melarang tambang dibangun di atas tanah suci. Sementara kelompok lain memprotes potensi dampak lingkungan dari kegiatan tersebut.
Tetapi, apabila hal ini dapat didiskusikan dengan para pemangku kepentingan, ahli geologi di Americas Corporation yakin penambangan dapat dimulai pada 2026.