JAKARTA - Generasi Toyota GR86 diprediksi akan hadir lebih cepat menurut laporan dari Autocar.
Publikasi asal Inggris itu menyebut bahwa mobil sport generasi saat ini, tidak terkecuali milik Toyota mungkin akan hilang dalam waktu dua tahun kedepan karena mengikuti standar bahan bakar dan emisi yang bakal diberlakukan oleh Jepang.
Tidak hanya itu, peraturan keselamatan kaca depan yang akan tiba di Eropa tahun depan juga memperkuat langkah Toyota. Artinya, mobil sport yang diperkenalkan pabrikan pada 2021 kemungkinan akan keluar dari pasar pada 2025.
Merespons hal itu, Toyota tidak hanya harus mendesain ulang kendaraan tetapi juga melistrikinya, seperti dikutip dari Carbuzz.
Berdasarkan informasi terbaru ada desas-desus bahwa pabrikan Jepang itu sedang mengerjakan semua tantangan itu sejak Oktober tahun lalu, untuk kendaraan sport terbarunya.
Ini tampaknya sulit dipercaya mengingat pengenalan kendaraan generasi kedua baru-baru ini saja terjadi, tetapi sekarang tampaknya semakin mungkin.
Kendaraan baru kemungkinan besar akan usung versi hybrid dari pengaturan tiga silinder yang diaplikasikan pada GR Yaris dan GR Corolla, yang berarti kita bisa melihat mobil sport penggerak roda belakang yang mampu hasilkan 300 tenaga kuda, sama sekali berbeda dari Supra.
Dengan elektrifikasi, GR86 akan dapat bertahan lebih lama, atau paling tidak sampai penjualan kendaraan berbahan bakar menjadi lebih sulit di banyak bagian dunia dalam waktu satu dekade.