Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sejarah Honda di Indonesia: Berawal dari Mobil Pikap T360

Muhamad Fadli Ramadan , Jurnalis-Kamis, 16 Maret 2023 |20:53 WIB
Sejarah Honda di Indonesia: Berawal dari Mobil Pikap T360
Ilustrasi pabrik Honda di Jepang. (Foto: Honda Global)
A
A
A

JAKARTA – Honda menjadi salah satu brand tertua dan ternama kendaraan roda empat di Indonesia. Oleh karena itu, akan sangat menarik membicarakan sejarah Honda di Indonesia.

Produsen otomotif asal Jepang ini berdiri sejak tahun 1948. Perusahaan kendaraan bermarkas di Tokyo, Jepang ini didirikan oleh Soichiro Honda pada 24 September 1948.

Namun, Honda hadir di Indonesia pada tahun 1960 dan langsung menantang produsen kendaraan asal Eropa. Dikutip dari laman resmi Honda, mobil pertama yang diperkenalkan di Indonesia adalah pikap T360 yang langsung menarik minat banyak orang.

Baru pada tahun 1972, Honda kembali meluncurkan model lain, yakni Civic. Sedan dua pintu ini diimpor secara utuh dari Jepang atau CBU.

Baru kemudian baru pada 1974 Honda mendirikan PT Imora Motor yang akhirnya berubah menjadi PT Honda Prospect Motor (HPM) pada tahun 1999.

Setahun berikutnya atau pada 2000, HPM meluncurkan mobil Sport Utility Vehicle (SUV) pertama mereka, yakni Honda CR-V. Seiring berjalannya waktu, pada 2003, Honda juga mendirikan pabrik di Karawang, Jawa Barat.

Ini juga menjadi awal mula Honda Jazz yang sebelumnya diimpor secara utuh dari Thailand bisa dirakit secara lokal di Indonesia.

Awalnya, pabrik Honda memiliki kapasitas produksi sebesar 80 ribu unit mobil per tahun dengan dibekali teknologi canggih. Untuk urusan cat, pabrik ini juga sudah menggunakan robot untuk mempercepat proses pengecatan.

Pada 2011, Honda meluncurkan mobil di segmen LCGC (Low Cost Green Car), Brio, yang diminati banyak orang. Mobil itu menjadi salah satu produk terlaris mereka hingga saat ini karena harganya yang terjangkau tapi berkualitas.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement