Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Facebook Gugat Perusahaan Pengawasan karena Bekerja Sama dengan LAPD Kumpulkan Data Pengguna

Tangguh Yudha , Jurnalis-Senin, 16 Januari 2023 |18:13 WIB
Facebook Gugat Perusahaan Pengawasan karena Bekerja Sama dengan LAPD Kumpulkan Data Pengguna
Facebook. (Foto: Reuters)
A
A
A

"Industri ini secara diam-diam mengumpulkan informasi yang dibagikan orang dengan komunitas, keluarga, dan teman mereka, tanpa pengawasan atau pertanggungjawaban, dan dengan cara yang dapat melibatkan hak-hak sipil orang," ungkap Meta.

Voyager Labs, yang mengklaim menyediakan 'solusi investigasi berbasis AI', memiliki kantor di AS, Inggris, Israel, Singapura, dan Uni Emirat Arab. Voyager dituduh mengoperasikan lebih dari 38.000 akun Facebook palsu untuk mengumpulkan informasi dari lebih dari 600.000 pengguna.

Adapun infomasi yang dikumpulkan termasuk foto, komentar, dan informasi dari grup dan halaman. Perusahaan diduga merancang perangkat lunaknya agar tidak terdeteksi oleh Meta, sambil menjual dan melisensikan data yang diperolehnya.

Meta mengklaim karyawan nirlaba, universitas, organisasi media, fasilitas kesehatan, angkatan bersenjata AS dan lembaga pemerintah lokal, negara bagian dan federal, pensiunan, dan anggota serikat pekerja tunduk pada aktivitas Voyager.

Tidak jelas siapa klien Voyager saat itu atau untuk apa data itu digunakan. Namun yang jelas gugatan baru-baru ini menggemakan skandal Facebook dan Cambridge Analytica 2018 di mana data pribadi 50 juta pengguna Facebook diambil tanpa seizin mereka.

(Martin Bagya Kertiyasa)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement