Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Menghindari Risiko Flat Spot pada Ban karena Jarang Dipakai

Citra Dara Vresti Trisna , Jurnalis-Kamis, 20 Oktober 2022 |13:00 WIB
Menghindari Risiko Flat Spot pada Ban karena Jarang Dipakai
A
A
A

Memanaskan kendaraan

Jika kendaraan tidak digunakan, sempatkan waktu untuk memanaskan kendaraan. Memanaskan kendaraan baik untuk mesin agar dan juga kesehatan ban. Jika memungkinkan cobalah berkeliling selama 5-7 menit di sekitar rumah untuk menjaga suhu ban tidak berubah.

Naikkan tekanan angin

Cara berikutnya adalah menaikkan tekanan angin pada ban. Sebelum meninggalkan kendaraan dalam waktu yang lama, cobalah untuk menaikkan tekanan hingga ±3 psi, atau pastikan tidak lebih dari batas maksimal. Cara ini dapat meminimalisasi risiko flat spot pada ban kendaraan.

Cek tekanan angin

Cara berikutnya yang dapat dilakukan adalah cek tekanan angin secara berkala. Cara ini dapat mengurangi kerusakan fatal. Memastikan tekanan angin berada di ukuran yang tepat meminimalisasi risiko kerusakan akibat flat spot. Apabila tekanan angin terlalu rendah, risiko flat spot akan semakin tinggi karena tertumpu beban kendaraan.

Cek keausan ban

Anda dapat melakukan cek keausan pada simbol tread wear indicator (TWI) secara berkala. Karena, kekurangan angin dapat mempercepat keausan ban. Beban yang berat pada kendaraan membuat risiko defleksi ban semakin besar.

(Citra Dara Vresti Trisna)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement