Saat itu wiper belum dapat dioperasikan secara otomatis. Untuk menggerakannya pengemudi harus tetap mengoperasikan tuas secara terus menerus yang tentu ini akan mengganggu konsentrasi pengemudi.
Seiring berjalannya waktu, teknologi wiper semakin berkembang. Hingga akhirnya pada tahun 1919 wiper kaca depan otomatis diperkenalkan oleh seorang penemu bernama William M. Folberth.
Ia kemudian mematenkan wiper kaca depan otomatis pertama yang tidak digerakkan dengan tangan pada tahun 1919. Wiper kaca depan otomatis ini menggunakan sistem bertenaga vakum.
Temuan William ini sangatah eksis dan banyak digunakan hingga tahun 1960-an. Kemudian pada tahun 1969, seorang profesor teknik bernama Robert Kearns memperkenalkan wiper yang lebih canggih.
Wiper buatan Robert lantas berhasil menarik perhatian Ford Motor Company. Keduanya pun sepakat bekerja sama meskipun beberapa tahun setelahnya terjadi perselisihan paten antara Robert dan Ford.
Bisa dibilang penggunaan wiper pertama kali dilakukan oleh mobil-mobil Ford, mengingat memang pabrikan asal Amerika Serikat itu menggunakan teknologi wiper yang benar-benar matang dan ini dilakukan secara massal.
Sekarang, wiper kaca menjadi fitur standar yang wajib ada pada mobil. Bahkan industri otomotif telah memperkenalkan wiper yang dapat beroperasi secara otomatis ketika mendeteksi adanya hujan.
(Kurniawati Hasjanah)