Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Terungkap, Mantan Bos WhatsApp Menyesal Jual Aplikasinya ke Facebook

Ahmad Muhajir , Jurnalis-Kamis, 05 Mei 2022 |16:37 WIB
Terungkap, Mantan Bos WhatsApp Menyesal Jual Aplikasinya ke Facebook
Terungkap, mantan bos WhatsApp menyesal jual aplikasinya ke Facebook (Foto: Reuters)
A
A
A

Menurutnya, Facebook awalnya mendekati WhatsApp untuk akuisisi pada tahun 2014, membuatnya tampak seperti kemitraan dengan menawarkan dukungan penuh untuk enkripsi end-to-end, tidak ada iklan di platform, kemandirian penuh dalam keputusan produk, dan kursi dewan untuk Jan Koum, serta kantor mereka sendiri dengan pemandangan Gunung.

Arora mengklaim, WhatsApp pada akhirnya mempertimbangkan penawaran Facebook hingga 2018 ketika dia dan salah satu pendiri Jan Koum meninggalkan WhatsApp.

Sebelumnya, Brian Acton, yang juga pendiri perusahaan, meninggalkan WhatsApp pada 2017, karena hubungan yang tegang dengan Zuckerberg.

Waktunya juga sama dengan kejadian skandal Cambridge Analytica. Dalam tweet, Arora merujuk bagaimana Brian Acton mentweet, "Hapus Facebook" pada saat itu.

“Saat ini, WhatsApp adalah platform terbesar kedua di Facebook (lebih besar dari Instagram atau FB Messenger). Tapi itu tetap menjadi produk yang kami curahkan dan ingin kami bangun untuk dunia. Saya bukan satu-satunya yang menyesal menjadi bagian dari Facebook ketika itu terjadi,” tulis Acton tweetnya.

(Ahmad Muhajir)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement