Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

7 Penyebab Motor Injeksi Mati Ketika di Gas, Jangan Dianggap Sepele

Rio Chandra , Jurnalis-Rabu, 19 Januari 2022 |14:08 WIB
7 Penyebab Motor Injeksi Mati Ketika di Gas, Jangan Dianggap Sepele
Ilustrasi Sepeda Motor (dok Freepik)
A
A
A

5. Sensor injeksi bermasalah

Kerusakan pada sensor injeksi biasanya ditandai engine yang berkedip tidak normal. Mungkin kerusakan seperti ini tidak langsung membuat mesin mati, namun jika dibiarkan tentu bisa membuat motor berhenti mendadak.

Sensor yang bermasalah bukan berarti keadaannya benar-benar retak parah. Terkadang masalah terletak pada soketnya yang kurang klop atau kabel sensor yang ternyata sudah terkelupas.

6. Busi mulai rusak

Jika busi rusak atau melemah, motor jadi terasa berat ketika digas bahkan mati mendadak. Jika hal ini terjadi, komponen tersebut harus dilepas untuk diperiksa lebih lanjut.

7. Mesin overheat

Mesin overheat atau terlalu panas ternyata juga bisa membuat motor mati mendadak. Overheat biasanya terjadi karena sirkulasi oli di dalam mesin tidak mengalir dengan baik. Hal ini membuat bagian pistonnya kering sehingga mesin menjadi lebih panas.

Jika panasnya sudah berlebihan, maka motor bisa tiba-tiba berhenti. Karena itu, sebaiknya diamkan motor terlebih dahulu sampai mesinnya sejuk. Jangan lupa mengecek kondisi oli karena berpotensi sudah berkurang.

(Kurniawati Hasjanah)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement