Volvo akan menginvestasikan $600 juta atau Rp8 triliun lebih dan mengantongi kepemilikan hampir 50%.
Pembuat EV ini didirikan empat tahun lalu oleh Volvo dan Zhejiang Geely Holding Group China. Sekarang akan bergabung dengan perusahaan akuisisi tujuan khusus (SPAC) Gores Guggenheim Inc dan menggunakan hasil investasi tersebut dari merger untuk mendorong tiga model baru ke pasar dalam tiga tahun ke depan.
Baca juga: Simulasi Kecelakaan Hebat, Volvo Jatuhkan 10 Kendaraan Setinggi 30 Meter
Perusahaan EV ini memiliki mimpi besar yang datang dengan dukungan individu dan entitas yang mapan.
Rencanaya pembuat EV tersebut akan menjual sebanyak 29.000 kendaraan tahun ini. Tidak hanya itu saja pihak pabrikan EV ini juga berencana untuk memperluas jangkauannya menjadi 30 pasar pada akhir tahun 2023.
(Salman Mardira)