Facebook menyatakan mereka sudah memiliki aturan soal klaim yang salah tentang vaksin dan COVID-19 dan sudah memberikan informasi yang terpercaya untuk topik tersebut.
"Kami tidak akan terdistraksi oleh tuduhan yang tidak didukung fakta," kata juru bicara Facebook Kevin McAlister.
"Faktanya, lebih dari 2 miliar orang menonton informasi resmi tentang COVID-19 dan vaksin di Facebook, lebih banyak dibandingkan tempat lainnya di internet," imbuhnya McAlister.
Dia kemudian mengatakan lebih dari 3,3 juta orang Amerika juga menggunakan perangkat untuk menemukan di mana dan bagaimana cara mendapatkan vaksin.
"Faktanya menunjukkan Facebook membantu menyelamatkan nyawa. Titik," kata dia.
(Pernita Hestin Untari)