Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kenali 9 Fakta Menarik Desain Mobil Baru F1 2022, Beda dengan Pendahulunya

Antara , Jurnalis-Jum'at, 16 Juli 2021 |14:32 WIB
Kenali 9 Fakta Menarik Desain Mobil Baru F1 2022, Beda dengan Pendahulunya
Mobil baru Formula1 2022 diluncurkan di Grand Prix Inggris, Sirkuit Silvestone (Reuters/Antara)
A
A
A

FORMULA 1 di Sirkuit Silverstone, Inggris, Kamis 15 Juli 2021 memamerkan desain mobil balap baru untuk musim 2022 yang telah mengalami revolusi berkat sejumlah perombakan besar di regulasi tahun depan.

Berikut ini ulasan sekilas teknologi dan desain baru mobil F1 2022 secara umum seperti dilansir laman resmi Formula 1.

Didesain untuk balapan yang lebih ketat

Regulasi 2022, yang seharusnya diterapkan 2021 tapi tertunda karena pandemi Covid-19, bertujuan menciptakan balapan yang lebih ketat dengan lebih banyak kesempatan menyalip.

Baca juga:  9 Tips Perawatan Mobil yang Lama Terparkir di Rumah Akibat PPKM

Salah satu hal yang menjadi penghambat bagi para pebalap untuk bertarung ketat saat ini adalah "udara kotor" yang ditimbulkan oleh mobil rival yang ada di depan.

Mobil F1 generasi sekarang kehilangan 35 persen downforce mereka ketika melaju dengan jarak tiga mobil (kurang lebih 20 meter) di belakang mobil lain, sementara apabila mereka mendekat dengan jarak satu mobil mereka kehilangan 47 persen.

 Ilustrasi

F1 GP Singapore (Antara)

Mobil F1 2022 mencoba menekan angka tersebut dengan fokus ke penerapan "ground effect" yang mampu mengurangi hilangnya downforce hingga 4 persen pada jarak 20 meter dan 18 persen pada jarak 10 meter.

Winglet di atas ban

Salah satu desain pembeda mobil 2022 adalah pemakaian winglet di atas ban depan dan penggunaan wheel cover, yang terakhir kali terlihat di ban mobil tahun 2009.

Kendati menyalurkan udara melalui ban bisa meningkatkan downforce, tetapi aliran udara tersebut akan mengganggu mobil lain sehingga wheel cover digunakan untuk mencegahnya.

Sedangkan winglet membantu mengendalikan udara yang datang dari ban depan dan mengarahkannya menjauh dari sayap belakang.

 Ilustrasi

Formula1

Desain baru sayap depan dan hidung

Mobil 2022 akan menggunakan bentuk sayap yang benar-benar baru, meskipun desain saat ini sudah cukup sederhana.

Sayap depan baru bertugas menciptakan downforce yang konsisten saat mobil melaju di belakang mobil lain, dan memastikan aliran udara ban depan terkendali dan diarahkan ke sisi bawah mobil dengan cara yang tak terlalu disruptif ketimbang membuang udara ke sisi samping atau "outwash".

Ground effect

Pada akhir 1970-an "ground effect" sangat menonjol saat desain mobil mengambil filosofi sayap pesawat yang terbalik sehingga menciptakan downforce yang sangat besar ketika dibawa melaju ke trek.

Baca juga:  Mobil Terkoneksi 5G Akan Terjual 80 Juta Unit hingga 2025

Ground effect penuh dilarang pada akhir 1982 namun akan diterapkan kembali tahun depan ketika lantai mobil F1 dipahat untuk membuat terowongan atau kanal untuk menghasilkan downforce yang besar.

Downforce dari bawah lantai mobil akan terjaga lebih baik lewat terowongan-terowongan tersebut, tanpa bergantung dengan barge board dan pernak-pernik aerodinamika seperti yang digunakan mobil generasi sekarang yang bertugas mengalirkan pusaran udara ke bawah mobil.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement