Dilansir dari Science Alert, Senin (21/12/2020), tim lain sebelumnya telah membuat model superkontinen di masa depan. Mereka mengatakan bahwa superbenua yang disebut Aurica akan bergabung dengan benua di sekitar ekuator dalam 250 juta tahun. Sedangkan, Amasia akan berkumpul di sekitar kutub utara.
(Baca juga: Mengenal Istilah NFC pada Smartphone Android)
Studi baru ini mengambil daratan Aurica dan Amasia serta topografi yang berbeda dan menyambungkannya ke model sirkulasi ROCKE-3D. Penulis utama studi, Michael Way mengatakan kalkulasi mereka menunjukkan parameter lain tentang perubahan Bumi. Sekitar 250 juta tahun dari sekarang, Bumi akan berputar sedikit lebih lambat.
“Laju rotasi Bumi melambat seiring waktu. Sekitar 250 juta tahun ke dapan, panjang hari bertambah sekitar sekitar 30 menit. Jadi kami memasukkannya ke dalam model untuk melihat pengaruhnya,” kata Way.
(Amril Amarullah (Okezone))