Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Lubang Ozon Antartika Bertambah Sangat Besar pada Tahun Ini

Anjasman Situmorang , Jurnalis-Senin, 12 Oktober 2020 |20:01 WIB
Lubang Ozon Antartika Bertambah Sangat Besar pada Tahun Ini
Lubang ozon Antartika. (Foto: NASA/Live Science)
A
A
A

LUBANG ozon di Antartika menjadi salah satu lubang terbesar dan terdalam dalam beberapa tahun terakhir. World Meteorological Association (WMO) menyatakan lubang ozon pada tahun ini bertambah sangat besar yakni sekira 9,2 juta mil persegi.

Program Pengawasan Atmosfer Global WMO bekerja sama dengan Copernicus Atmospheric Monotoring Service (CAMS), NASA, Enviromental Climate Change Canada, dan mitra lainnya melakukan pemantauan lapisan ozon Bumi tersebut. Pasalnya, lapisan ozon penting untuk melindungi Bumi dari radiasi sinar ultraviolet.

Baca juga: Kuburan Penguin Purba Berusia 5.000 Tahun Ditemukan di Antartika 

"Ada banyak variabilitas untuk mengetahui seberapa jauh lubang ozon berkembang setiap tahun. Lubang ozon 2020 menyerupai lubang tahun 2018 yang juga cukup besar," kata Direktur CAMS Vincent Henri Puech, sebagaimana dikutip dari cnn.com, Senin (12/10/2020).

Antartika. (Foto: Long Ma/Unsplash)

Penipisan lapisan tersebut karena suhu di staratosfer, tempat di mana lapisan ozon berada. Awan kutub stratosfer yang berperan dalam proses tersebut terbentuk pada suhu di bawah -78 derajat Celsius (-108,4 Fahrenheit).

Baca juga: 1.000 Burung Mati Berjatuhan dari Langit 

WMO menjelaskan kristal es di awan tersebut bereaksi dengan senyawa di atmosfer yang kemudian dapat menghancurkan ozon saat terkena sinar matahari. Lubang ozon Antartika akan menyusut saat suhu menghangat di belahan Bumi selatan, tempat musim semi, dan akan normal kembali pada Desember.

NASA menyatakan lubang ozon tahun lalu sangat kecil karena pola cuaca yang tidak biasa menyebabkan suhu stratosfer lebih hangat di atas Antartika.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement