Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mobil Terbang Bakal Jadi Andalan Transportasi Masa Depan

Koran SINDO , Jurnalis-Kamis, 03 September 2020 |15:21 WIB
Mobil Terbang Bakal Jadi Andalan Transportasi Masa Depan
(Foto: Asahi)
A
A
A

Meski ada lebih dari 100 proyek mobil terbang di dunia, termasuk yang dikembangkan Boeing Co., Airbus SE, dan Uber Technologies Inc., mobil terbang buatan Sky Drive unik karena desainnya sangat kecil dan tampak lebih praktis. Mobil yang dilengkapi dua kursi dan sepasang propeller di empat sudut itu juga dapat menggunakan energi listrik.

Sebagian orang tetap skeptis dengan penggunaan mobil terbang sebagai alat transportasi. Meski demikian, pemerintah Jepang berjanji untuk membantu memasarkan mobil terbang buatan Jepang pada 2023. Pengembangan mobil terbang sendiri dimaksudkan untuk mengurai kemacetan dan menjangkau wilayah pedalaman yang sulit dijangkau kendaraan darat.

Sky Drive telah melakukan riset sejak 2014 dan resmi berdiri pada 2018. SD-03 buatan mereka memiliki tinggi 1,5 meter, panjang 4 meter, dan lebar 3,5 meter. Mobil itu dapat terbang dengan kecepatan 100 kilometer per jam dan jarak tempuh hingga beberapa puluh kilometer. Proyek itu menarik lebih dari 100 sponsor, mulai dari NEC Corp., Panasonic Corp., hingga Yazaki Corp.

“Kami berharap mobil terbang ini dapat beroperasi di Tokyo dan Osaka pada 2023,” kata Tomohiro. “Saat ini, kami perlu memperoleh izin penerbangan komersial dan memastikan keamanan dan keselamatan kendaraan. Itu merupakan dua tantangan terbesar yang dihadapi seluruh pengembang mobil terbang di dunia,” tambahnya.

Tomohiro berharap mobil terbang buatannya dapat digunakan sebagai moda transportasi jarak dekat di Osaka Bay. Waktu tempuh antar Universitas Studios Japan, Osaka Expo, dan Osaka Aquarium Kaiyukan dapat berlangsung lebih cepat dan diestimasikan hanya mencapai 3-5 menit. Pemerintah juga siap mendukung.

Dengan duakursi, hanya satu penumpang per perjalanan yang dapat naik mengingat kursi kemudi akan dioperasikan pilot khusus. Pada 2024, Sky Drive berharap dapatmenjaring sebanyak 1.000 pe-numpang. “Saya belum menghitung berapa tarifnya, tapi sayayakin akan lebih murah diban-dingkan helikopter,” kata Tomohiro.

Jepang akan menjadi pasarawal Sky Drive sebelum merekamemperlebar sayap menujuAsia Tenggara. Sky Drive me-nyasar Asia Tenggara meng-ingat kota-kota besar di AsiaTenggara mengalami satu per-masalahan serupa, yakni kema-cetan.

Desainnya yang kecil jugadapat digunakan dari lokasi pa-dat bangunan. “Kami berharapdapat melakukan penjualan sedikitnya 100 kendaraan pada 2028,” ujar Tomohito.

(Widi Agustian)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement